Senin, 28 Juli 2014

Drama Indonesia:Dilema Bagi Pecinta Rasa Patriotisme


 Drama Indonesia:Dilema Bagi Pecinta Rasa Patriotisme

Berkaitan dengan judul posting di atas,para reader pasti sudah mengerti maksud dan tujuan judul tersebut.benar,,ini mengenai dunia entertainment indonesia yang sudah mulai meredup,khususnya dalam bidang drama nya.
Sejauh ini dan diambil dari berbagai sumber,di dapatlah salah satu penyebab memburuk nya rating drama di indonesia.dalam kesempatan kali ini,pengasuh akan membuat perbandingan antara beberapa drama yang ada dan telah exis di dunia per-Televisian.

In-Drama dan K-drama.

Sejak dulu diakui,Drama indonesia sangat memukau di kalangan asia,khususnya untuk dalam negri.berhadapan dengan drama-drama dari negara asia lain nya tidak membuat para produser indonesia saat itu melemah.malah sebalik nya,drama indonesia menunjukan prestasi nya secara terus menerus.namun apa yang terjadi sekarang membuat kita warga indonesia malu untuk melihat masa lalu.para produser maupun penulis cerita terdahulu tidak mampu menurunkan ilmu mereka kepada para junior nya saat ini.sekali lagi menurut survey dari beberapa sumber,2006-2014 merupakan priode dimana beberapa drama besar mengalami drop rating hingga ke titik dasar.bisa di bilang ini merupakan masa kehancuran drama-drama tersebut.
Banyak yang menyebut kan salah satu penyebab utama nya adalah Episode nya terlalu panjang.namun kita tidak bisa menyebutkan pendapat itu sepenuh nya benar.karena jumlah episode tidak mempengaruhi kualitas suatu cerita.dimana kita dapati beberapa drama internasional yang juga mempunyai episode panjang.namun,di indonesia pendapat itu dianggap sepenuh nya benar.karena mereka mendapati drama yang memiliki lebih dari 1000 episode.memang bisa dikatakan pada jumlah episode seperti itu,cerita cenderung bergerak lambat.tanpa melewati angka itu,drama indonesia(2006-2014) sudah memiliki cirikhas low.apalagi hingga menembus 1000 episode.
Tujuan orang menonton drama adalah untuk sesaat saja  meninggalkan kehidupan mereka di dunia nyata.tapi mengapa mereka di suguh kan cerita yang terlalu detail hingga terkesan sangat nyata?
Dalam ulasan di atas,kita sudah membahas tentang argument yang banyak bersebar di masyarakat luas tentang drama indonesia.
Berbelok sedikit dari pendapat tersebut.pengasuh mendapatkan jawaban yang lebih pasti.

“drama korea terkesan bersifat terobsesi terhadap satu masalah.yang mana di sela-sela masalah utama terdapat beberapa masalah kecil tambahan.memang,,drama mereka terkesan memuat banyak mimpi yang sangat tinggi serta masalh yang sangat rumit.namun hal itu terbilang bisa di atasi oleh pengarang cerita drama mereka.hayalan mereka bisa dibilang tingkat dewa.tapi itu suatu trik yang hebat.mereka berusaha memahami kriteria manusia-manusia di negaranya.mereka mengerti kebutuhan masyarakat korea yang memang butuh banyak mimpi.ketika penonton dilelahkan oleh aktifitas sehari-hari,mereka langsung di suguhi mimpi yang sangat indah.secara konstan hal tersebut sudah pasti menghilangkan penat penonton.bagaiman dengan drama indonesia??drama indonesi terkesan multi central problem.writer-writer di indonesia memang serakah terhadap masalah-masalah kehidupan.mereka memborong berbagai macam masalah kehidupan nyata dan membawanya kedalam cerita mereka.apa yang terjadi??begitu penonton pulang yang baru saja pulang bekerja,dimana penat,lelah dan stres masih melekat di kepala mereka.dan begitu mereka menghidupkan TV mereka,Tara...belasan masalah sudah bercokol menanti untuk di tonton.berjejer nya masalah tersebut tidak di imbangi penyelesaian yang tepat.satu masalah bisa menghiasi belasan bahkan puluhan episode.masalah tersebut jadi terkesan tidak terselesaikan,walaupun sebenarnya pasti selesai juga.hal itu sudah pasti membuat jengkel penonton,dimana mulai episode satu sampai sepuluh dan seterus nya masalah nya itu-itu mulu.di tambah perusahaan-perusahaan TV sangat tidak memprioritaskan perasaan penonton.perusahaan TV indonesia sedang berusaha merubah iklan menjadi acara utama,dan acara utama menjadi iklan.kenapa??bagaimana tidak,,seharusnya durasi acara dibuat lebih lama dari pada durasi iklan.tetapi tidak di TV-TV indonesia,iklan nya satu jam acara nya lima menit.jika sudah begitu,akhirnya sebagian penonton memilih untuk tidur atau mencari hiburan lain.dan sebagian lagi mau tak mau harus menonton drama tersebut.menanti-nanti klimaks problem nya dimana.”

Secara ringkas nya,producer dan writer di indonesia lebih egois dari pada writer korea.hal itu membuat para penonton TV indonesia berusaha memutar chanel mereka ke setasiun yang sesuai kebutuhan mereka.tak jarang mereka membelok ke chanel internasional.disini lah letak jatuh nya rating drama-drama itu.

Dilema?jelas dilema bagi yang mempunyai rasa patriotisme yang tinggi.tapi tidak bagi yang bersifat netral-netral saja...

Pengasuh sering mendapat sindiran dari kalangan para patriotik tersebut.mereka mengatakan,”cinta produk dalam negeri,kita seharusnya begitu!!”jika sudah begitu,pengasuh hanya diam saja.yah membela diripun tidak akan ada guna nya,tetap saja saya kalah.

sekian pembahasan kita kali ini,,maaf bila agak melenceng sedikit dari tema blog..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar